Di banyak organisasi di Padang, pemimpin baru lahir dari karyawan teknis terbaik. Mereka hebat di pekerjaannya, lalu tiba-tiba harus memimpin orang yang dulu rekan sejawat. Training leadership membantu masa peralihan itu agar tidak dijalani dengan coba-coba.
Padang adalah pusat pemerintahan dan ekonomi Sumatera Barat. Di sini bertemu BUMN dan anak perusahaannya, perbankan, perguruan tinggi, rumah sakit, industri, dan instansi pemerintah. Meski bidangnya berbeda, tantangan kepemimpinannya mirip:
Salah satu program yang pernah dibawakan Coach Habibie di Padang adalah Training Leadership: Leader as a Game Changer bersama PT KAI Padang. Cuplikan videonya tersedia di halaman dokumentasi pelatihan.
Judul itu menggambarkan arah yang dicari banyak organisasi: pemimpin yang bukan hanya menjaga pekerjaan tetap berjalan, tetapi juga berani memulai perbaikan dan mengajak timnya ikut serta. Program sejenis dapat disesuaikan untuk organisasi lain di Padang, dengan contoh kasus dari pekerjaan peserta sendiri.
Materi yang dipilih sebaiknya berangkat dari situasi yang dihadapi peserta setiap minggu. Enam topik yang paling sering relevan:
Program lengkapnya ada di pelatihan leadership. Untuk pemimpin yang baru diangkat, baca juga pelatihan leadership untuk supervisor baru.
Budaya musyawarah untuk mufakat sangat dihargai di Sumatera Barat. Dalam kepemimpinan, ini adalah kekuatan: keputusan yang dibahas bersama lebih mudah dijalankan. Tantangannya muncul ketika musyawarah berlarut-larut, atau ketika pemimpin enggan mengambil keputusan yang tidak populer.
Training leadership yang baik membantu peserta menjaga keseimbangan itu: kapan perlu mendengar semua pihak, kapan cukup berkonsultasi dengan beberapa orang, dan kapan pemimpin harus memutuskan lalu menjelaskan alasannya. Latihan yang paling membantu adalah simulasi rapat dengan kasus nyata, lalu membahas bersama apa yang membuat keputusan maju atau tertahan.
| Format | Cocok untuk | Kekuatan |
|---|---|---|
| Seminar 2–3 jam | Rapat pimpinan, pembukaan program, peserta banyak | Menyamakan arah dan bahasa kepemimpinan |
| In house training 1–2 hari | Supervisor dan manajer lini, 15–25 peserta | Banyak praktik dengan kasus internal |
| Coaching individu | Pemimpin kunci atau calon pengganti | Fokus pada tantangan pribadi masing-masing |
Banyak organisasi memadukan ketiganya: seminar untuk seluruh pimpinan, training untuk lini depan, lalu coaching untuk beberapa orang kunci.
Tidak semua kebutuhan memerlukan training berhari-hari. Untuk kick-off tahunan, rapat kerja, atau acara setelah perubahan besar, sesi bersama motivator selama satu sampai tiga jam sering sudah cukup untuk menyatukan semangat. Sesi seperti itu kurang tepat bila masalahnya adalah keterampilan, misalnya supervisor yang tidak tahu cara mendelegasikan. Panduan memilih di antara keduanya ada di jasa motivator perusahaan.
Bila perusahaan berencana mengadakan outbound di sekitar Padang, rancang sesi refleksi setelah permainan dan kaitkan dengan peran kepemimpinan peserta, agar kegiatan tidak berhenti sebagai rekreasi.
Cara ini sederhana, tetapi jauh lebih bermakna daripada sekadar lembar kepuasan peserta. Untuk target tim yang terukur, lihat juga perbedaan OKR dan KPI.
Pernah. Salah satunya adalah Training Leadership: Leader as a Game Changer bersama PT KAI Padang. Dokumentasinya tersedia di halaman dokumentasi pelatihan.
Untuk membangun keterampilan seperti delegasi dan umpan balik, in house training satu sampai dua hari dengan banyak praktik lebih efektif. Seminar dua sampai tiga jam cocok untuk menyamakan arah di tingkat pimpinan.
Supervisor, kepala unit, dan manajer lini yang memimpin tim secara langsung. Pemimpin yang baru diangkat atau dipersiapkan untuk promosi biasanya mendapat manfaat paling besar.
Bisa, terutama untuk sesi lanjutan atau peserta yang tersebar di beberapa kota. Untuk sesi utama yang banyak praktik, tatap muka tetap lebih dianjurkan.
Setiap program disusun menyesuaikan kondisi tim, bukan diambil dari paket yang sudah jadi. Mulai dari percakapan singkat untuk memetakan kebutuhan, tanpa biaya dan tanpa keharusan melanjutkan.
Konsultasi Gratis via WhatsApp
Baca juga: